Nama saya Yuswidyandi, saya lahir di Jakarta 13 Juni 1989. Saya mempunyai hobi bermain basket, hobi tersebut sudah di mulai sejak saya di SMP kelsa 1. Saya mulai ikut kegiatan basket melalui ekstrakulikuler yang disediakan oleh sekolah.
Awal bermain basket agak susah karena harus memperhatikan beberapa cara atau aturan yang ada seperti, aturan memegang bola, dribble bola, shot bola basket dll. Dengan mengetahui beberapa cara dan trik dalam permainan basket hari ke hari saya mulai menyukainya. Setelah beberapa lama berlatih untuk pertama kalinya saya mengikuti perlombaan boal basket antar SMP, dengan kerja keras berlatih selama ini tim basket mendapat hasil yang memuaskan. Setelah lulus SMP pun saya tidak meninggalkan hobi saya bermain basket. Setelah masuk SMA pun saya tetap mengambil kegiatan ekstrakulikuler basket. Saya akan membagikan trik-trik dasar bermain basket di bawah ini :
Cara memegang bola basket adalah sikap tangan membentuk mangkok besar. Bola berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di samping bola agak ke belakang, jari-jari terentang melekat pada bola. Ibu jari terletak dekat dengan badan di bagian belakang bola yang menghadap ke arah tengah depan. Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks.
Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap boka di depan dada.
Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu melempar bola dari atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari depan dada (chest pass) yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).
Menggiring bola (dribbling ball) adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola rendah bertujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi dilakukan untuk mengadakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan.
Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat berputar 360 derajat.
Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam melakukan shooting ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.
Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan tembakan melayang.
Selasa, 10 Mei 2011
Rabu, 23 Maret 2011
Modus-modus kejahatan dalam TI
Jenis-jenis ancaman dalam TI
National Security Agency (NSA) dalam dokuman Information Assurance Technical Framework (IATF) menggolongkan lima jenis ancaman pada sistem teknologi informasi.
Kelima ancaman itu adalah :
1. Serangan Pasif
Termasuk di dalamnya analisa trafik, memonitor komunikasi terbuka, memecah kode trafik yang dienkripsi, menangkan informasi untuk proses otentifikasi (misalnya password).
Bagi hacker, menangkap secara pasif data-data di jaringan ini bertujuan mencari celah sebelum menyerang. Serangan pasif bisa memaparkan informasi atau data tanpa sepengetahuan pemiliknya. Contoh serangan pasif ini adalah terpaparnya informasi kartu kredit.
2. Serangan Aktif
Tipe serangan ini berupaya membongkar sistem pengamanan, misalnya dengan memasukan kode-kode berbahaya (malicious code), mencuri atau memodifikasi informasi. Sasaran serangan aktif ini termasuk penyusupan ke jaringan backbone, eksploitasi informasi di tempat transit, penetrasi elektronik, dan menghadang ketika pengguna akan melakukan koneksi jarak jauh.
Serangan aktif ini selain mengakibatkan terpaparnya data, juga denial-of-service, atau modifikasi data.
3. Serangan jarak dekat
Dalam jenis serangan ini, hacker secara fisik berada dekat dari peranti jaringan, sistem atau fasilitas infrastruktur. Serangan ini bertujuan memodifikasi, mengumpulkan atau memblok akses pada informasi. Tipe serangan jarak dekat ini biasanya dilakukan dengan masuk ke lokasi secara tidak sah.
4. Orang dalam
Serangan oleh orang di dalam organisasi ini dibagi menjadi sengaja dan tidak sengaja. Jika dilakukan dengan sengaja, tujuannya untuk mencuri, merusak informasi, menggunakan informasi untuk kejahatan atau memblok akses kepada informasi. Serangan orang dalam yang tidak disengaja lebih disebabkan karena kecerobohan pengguna, tidak ada maksud jahat dalam tipe serangan ini.
5. Serangan distribusi
Tujuan serangan ini adalah memodifikasi peranti keras atau peranti lunak pada saat produksi di pabrik sehingga bisa disalahgunakan di kemudian hari. Dalam serangan ini, hacker sejumlah kode disusupkan ke produk sehingga membuka celah keamanan yang bisa dimanfaatkan untuk tujuan ilegal.
(Source: http://koranpagi2008.multiply.com/journal/item/111)
Jenis Cybercrime
Berdasarkan jenis aktifitas yang dilakukannya, cybercrime dapat digolongkan menjadi beberapa jenis sebagai berikut:
a. Unauthorized Access
kejahatan yang terjadi ketika seseorang memasuki atau menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin, atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Probing dan port merupakan contoh kejahatan ini.
b. Illegal Contents
kejahatan yang dilakukan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang suatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau menggangu ketertiban umum, contohnya adalah penyebaran pornografi.
c. Penyebaran virus secara sengaja
Penyebaran virus pada umumnya dilakukan dengan menggunakan email. Sering kali orang yang sistem emailnya terkena virus tidak menyadari hal ini. Virus ini kemudian dikirimkan ke tempat lain melalui emailnya.
d. Data Forgery
Kejahatan yang dilakukan dengan tujuan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang ada di internet. Dokumen-dokumen ini biasanya dimiliki oleh institusi atau lembaga yang memiliki situs berbasis web database.
e. Cyber Espionage, Sabotage, and Extortion
Cyber Espionage merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer pihak sasaran.
f. Cyberstalking
Kejahatan jenis ini dilakukan untuk mengganggu atau melecehkan seseorang dengan memanfaatkan komputer.
g. Carding
Carding merupakan kejahatan yang dilakukan untuk mencuri nomor kartu kredit milik orang lain dan digunakan dalam transaksi perdagangan di internet.
h. Hacking dan Cracker
Istilah hacker biasanya mengacu pada seseorang yang punya minat besar untuk mempelajari sistem komputer secara detail dan bagaimana meningkatkan kapabilitasnya. Adapun mereka yang sering melakukan aksi-aksi perusakan di internet lazimnya disebut cracker. Boleh dibilang cracker ini sebenarnya adalah hacker yang yang memanfaatkan kemampuannya untuk hal-hal yang negatif.
i. Cybersquatting and Typosquatting
Cybersquatting merupakan kejahatan yang dilakukan dengan mendaftarkan domain nama perusahaan orang lain dan kemudian berusaha menjualnya kepada perusahaan tersebut dengan harga yang lebih mahal.
j. Hijacking
Hijacking merupakan kejahatan melakukan pembajakan hasil karya orang lain.
k. Cyber Terorism
Suatu tindakan cybercrime termasuk cyber terorism jika mengancam pemerintah atau warganegara, termasuk cracking ke situs pemerintah atau militer. Beberapa contoh kasus Cyber Terorism sebagai berikut :
• Ramzi Yousef, dalang penyerangan pertama ke gedung WTC, diketahui menyimpan detail serangan dalam file yang di enkripsi di laptopnya.
• Osama Bin Laden diketahui menggunakan steganography untuk komunikasi jaringannya.
• Suatu website yang dinamai Club Hacker Muslim diketahui menuliskan daftar tip untuk melakukan hacking ke Pentagon.
• Seorang hacker yang menyebut dirinya sebagai DoktorNuker diketahui telah kurang lebih lima tahun melakukan defacing atau mengubah isi halaman web dengan propaganda anti-American, anti-Israel dan pro-Bin Laden.
National Security Agency (NSA) dalam dokuman Information Assurance Technical Framework (IATF) menggolongkan lima jenis ancaman pada sistem teknologi informasi.
Kelima ancaman itu adalah :
1. Serangan Pasif
Termasuk di dalamnya analisa trafik, memonitor komunikasi terbuka, memecah kode trafik yang dienkripsi, menangkan informasi untuk proses otentifikasi (misalnya password).
Bagi hacker, menangkap secara pasif data-data di jaringan ini bertujuan mencari celah sebelum menyerang. Serangan pasif bisa memaparkan informasi atau data tanpa sepengetahuan pemiliknya. Contoh serangan pasif ini adalah terpaparnya informasi kartu kredit.
2. Serangan Aktif
Tipe serangan ini berupaya membongkar sistem pengamanan, misalnya dengan memasukan kode-kode berbahaya (malicious code), mencuri atau memodifikasi informasi. Sasaran serangan aktif ini termasuk penyusupan ke jaringan backbone, eksploitasi informasi di tempat transit, penetrasi elektronik, dan menghadang ketika pengguna akan melakukan koneksi jarak jauh.
Serangan aktif ini selain mengakibatkan terpaparnya data, juga denial-of-service, atau modifikasi data.
3. Serangan jarak dekat
Dalam jenis serangan ini, hacker secara fisik berada dekat dari peranti jaringan, sistem atau fasilitas infrastruktur. Serangan ini bertujuan memodifikasi, mengumpulkan atau memblok akses pada informasi. Tipe serangan jarak dekat ini biasanya dilakukan dengan masuk ke lokasi secara tidak sah.
4. Orang dalam
Serangan oleh orang di dalam organisasi ini dibagi menjadi sengaja dan tidak sengaja. Jika dilakukan dengan sengaja, tujuannya untuk mencuri, merusak informasi, menggunakan informasi untuk kejahatan atau memblok akses kepada informasi. Serangan orang dalam yang tidak disengaja lebih disebabkan karena kecerobohan pengguna, tidak ada maksud jahat dalam tipe serangan ini.
5. Serangan distribusi
Tujuan serangan ini adalah memodifikasi peranti keras atau peranti lunak pada saat produksi di pabrik sehingga bisa disalahgunakan di kemudian hari. Dalam serangan ini, hacker sejumlah kode disusupkan ke produk sehingga membuka celah keamanan yang bisa dimanfaatkan untuk tujuan ilegal.
(Source: http://koranpagi2008.multiply.com/journal/item/111)
Jenis Cybercrime
Berdasarkan jenis aktifitas yang dilakukannya, cybercrime dapat digolongkan menjadi beberapa jenis sebagai berikut:
a. Unauthorized Access
kejahatan yang terjadi ketika seseorang memasuki atau menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin, atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Probing dan port merupakan contoh kejahatan ini.
b. Illegal Contents
kejahatan yang dilakukan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang suatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau menggangu ketertiban umum, contohnya adalah penyebaran pornografi.
c. Penyebaran virus secara sengaja
Penyebaran virus pada umumnya dilakukan dengan menggunakan email. Sering kali orang yang sistem emailnya terkena virus tidak menyadari hal ini. Virus ini kemudian dikirimkan ke tempat lain melalui emailnya.
d. Data Forgery
Kejahatan yang dilakukan dengan tujuan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang ada di internet. Dokumen-dokumen ini biasanya dimiliki oleh institusi atau lembaga yang memiliki situs berbasis web database.
e. Cyber Espionage, Sabotage, and Extortion
Cyber Espionage merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer pihak sasaran.
f. Cyberstalking
Kejahatan jenis ini dilakukan untuk mengganggu atau melecehkan seseorang dengan memanfaatkan komputer.
g. Carding
Carding merupakan kejahatan yang dilakukan untuk mencuri nomor kartu kredit milik orang lain dan digunakan dalam transaksi perdagangan di internet.
h. Hacking dan Cracker
Istilah hacker biasanya mengacu pada seseorang yang punya minat besar untuk mempelajari sistem komputer secara detail dan bagaimana meningkatkan kapabilitasnya. Adapun mereka yang sering melakukan aksi-aksi perusakan di internet lazimnya disebut cracker. Boleh dibilang cracker ini sebenarnya adalah hacker yang yang memanfaatkan kemampuannya untuk hal-hal yang negatif.
i. Cybersquatting and Typosquatting
Cybersquatting merupakan kejahatan yang dilakukan dengan mendaftarkan domain nama perusahaan orang lain dan kemudian berusaha menjualnya kepada perusahaan tersebut dengan harga yang lebih mahal.
j. Hijacking
Hijacking merupakan kejahatan melakukan pembajakan hasil karya orang lain.
k. Cyber Terorism
Suatu tindakan cybercrime termasuk cyber terorism jika mengancam pemerintah atau warganegara, termasuk cracking ke situs pemerintah atau militer. Beberapa contoh kasus Cyber Terorism sebagai berikut :
• Ramzi Yousef, dalang penyerangan pertama ke gedung WTC, diketahui menyimpan detail serangan dalam file yang di enkripsi di laptopnya.
• Osama Bin Laden diketahui menggunakan steganography untuk komunikasi jaringannya.
• Suatu website yang dinamai Club Hacker Muslim diketahui menuliskan daftar tip untuk melakukan hacking ke Pentagon.
• Seorang hacker yang menyebut dirinya sebagai DoktorNuker diketahui telah kurang lebih lima tahun melakukan defacing atau mengubah isi halaman web dengan propaganda anti-American, anti-Israel dan pro-Bin Laden.
Selasa, 08 Maret 2011
IT forensik
Dalam tuga sofskil yag pertama ini ingin mengatasi beberapa masalah yang banyak hadapi di bidang digital forensik, secara umum, yang mungkin akan berdampak buruk . Dibawah ini adalah beberapa masalah yang perlu diperhatikan dalam IT forensik:
1. Jumlah data yang perlu diteliti dalam tiap kasus meningkat setiap tahunnya;
2. perangkat lunak Forensik tidak stabil saat memproses besar jumlah data;
3. Penegakan Hukum memiliki backlog besar dalam memproses kasus dalam waktu tertentu;
4. Lebih banyak dan tekanan lebih banyak ditempatkan pada penyidik forensik digital untuk menghasilkan hasil yang dapat diandalkan dalam waktu yang sedikit.
Dalam IT forensik kemampuan analisis sangat dibutuhkan,dikarenakan untuk mengetahui suatu fakta / mengusut suatu kasus maka harus memiliki kemampuan logika dan analisis yang baik. Menurut kebiasaannya, analisa data komputer dihubungkan dengan data pada media penyimpanan komputer, sedangkan untuk analisa data jaringan dihubungkan dengan data yang melintas pada suatu jaringan. Kombinasi antara kemampuan analisis data komputer dan jaringan sangat penting untuk menangani suatu kejadian dan sebagai pendukung operasional. Untuk kedua analisis data yaitu analisis data komputer dan jaringan, maka proses analisa terdiri atas tahap – tahap berikut :
1. Acquisition (didapatnya) : memperoleh data dari sumber yang mungkin untuk data yang relevan, serta memeriksakan prosedur untuk integritas data dari sumber data.
2. Examination (pengujian) : penggunaan metode otomatis untuk menyelidiki data yang diperoleh .
3. Utilization (pemanfaatan) : laporan dari hasil pengujian, yang mana meliputi penggunaan tindakan dalam pengujian dan saran untuk peningkatan.
4. Review (tinjauan ulang) : melakukan tinjauan ulang untuk proses dan praktek dalam konteks tugas yang sekarang untuk mengidentifikasi kekurangbijakan, kesalahan prosedur dan permasalahan lain yang perlu untuk ditinjau ulang. Pelajaran untuk mempelajari pada sepanjang tahap tinjauan ulang harus disatukan kedalam usaha analisa data berikutnya.
Investigasi dan penuntutan kejahatan komputer memiliki beberapa isu unik, seperti:
1. Penyelidik dan pelaku memiliki kerangka waktu padat untuk investigasi.
2. Informasinya tidak dapat diukur.
3. Investigasi harus turut mencampuri tingkah laku normal bisnis organisasi.
4. Pasti ada kesulitan dalam memperoleh bukti.
5. Data yang berkaitan dengan investigasi kriminal harus berlokasi di komputer yang sama sebagaimana kebutuhan data bagi kelakuan normal bisnis (percampuran data).
6. Dalam banyak hal, seorang ahli atau spesialis dibutuhkan.
7. Lokasi yang melibatkan kriminal pasti terpisah secara geografis dari jarak yang cukup jauh dalam yurisdiksi yang berbeda.
8. Banyak yurisdiksi telah memperluas definisi properti untuk memasukkan informasi elektronik.
1. Jumlah data yang perlu diteliti dalam tiap kasus meningkat setiap tahunnya;
2. perangkat lunak Forensik tidak stabil saat memproses besar jumlah data;
3. Penegakan Hukum memiliki backlog besar dalam memproses kasus dalam waktu tertentu;
4. Lebih banyak dan tekanan lebih banyak ditempatkan pada penyidik forensik digital untuk menghasilkan hasil yang dapat diandalkan dalam waktu yang sedikit.
Dalam IT forensik kemampuan analisis sangat dibutuhkan,dikarenakan untuk mengetahui suatu fakta / mengusut suatu kasus maka harus memiliki kemampuan logika dan analisis yang baik. Menurut kebiasaannya, analisa data komputer dihubungkan dengan data pada media penyimpanan komputer, sedangkan untuk analisa data jaringan dihubungkan dengan data yang melintas pada suatu jaringan. Kombinasi antara kemampuan analisis data komputer dan jaringan sangat penting untuk menangani suatu kejadian dan sebagai pendukung operasional. Untuk kedua analisis data yaitu analisis data komputer dan jaringan, maka proses analisa terdiri atas tahap – tahap berikut :
1. Acquisition (didapatnya) : memperoleh data dari sumber yang mungkin untuk data yang relevan, serta memeriksakan prosedur untuk integritas data dari sumber data.
2. Examination (pengujian) : penggunaan metode otomatis untuk menyelidiki data yang diperoleh .
3. Utilization (pemanfaatan) : laporan dari hasil pengujian, yang mana meliputi penggunaan tindakan dalam pengujian dan saran untuk peningkatan.
4. Review (tinjauan ulang) : melakukan tinjauan ulang untuk proses dan praktek dalam konteks tugas yang sekarang untuk mengidentifikasi kekurangbijakan, kesalahan prosedur dan permasalahan lain yang perlu untuk ditinjau ulang. Pelajaran untuk mempelajari pada sepanjang tahap tinjauan ulang harus disatukan kedalam usaha analisa data berikutnya.
Investigasi dan penuntutan kejahatan komputer memiliki beberapa isu unik, seperti:
1. Penyelidik dan pelaku memiliki kerangka waktu padat untuk investigasi.
2. Informasinya tidak dapat diukur.
3. Investigasi harus turut mencampuri tingkah laku normal bisnis organisasi.
4. Pasti ada kesulitan dalam memperoleh bukti.
5. Data yang berkaitan dengan investigasi kriminal harus berlokasi di komputer yang sama sebagaimana kebutuhan data bagi kelakuan normal bisnis (percampuran data).
6. Dalam banyak hal, seorang ahli atau spesialis dibutuhkan.
7. Lokasi yang melibatkan kriminal pasti terpisah secara geografis dari jarak yang cukup jauh dalam yurisdiksi yang berbeda.
8. Banyak yurisdiksi telah memperluas definisi properti untuk memasukkan informasi elektronik.
UU IT
Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik adalah ketentuan yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia, yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia.
Pengertian dalam undang-undang :
1. Informasi Elektronik adalah satu atau sekumpulan data elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, electronic data interchange (EDI), surat elektronik (electronic mail), telegram, teleks, telecopy atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol, atau perforasi yang telah diolah yang memiliki arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.
2. Transaksi Elektronik adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan Komputer, jaringan Komputer, dan/atau media elektronik lainnya.
3. Teknologi Informasi adalah suatu teknik untuk mengumpulkan, menyiapkan, menyimpan, memproses, mengumumkan, menganalisis, dan/atau menyebarkan informasi.
4. Dokumen Elektronik adalah setiap Informasi Elektronik yang dibuat, diteruskan, dikirimkan, diterima, atau disimpan dalam bentuk analog, digital, elektromagnetik, optikal, atau sejenisnya, yang dapat dilihat, ditampilkan, dan/atau didengar melalui Komputer atau Sistem Elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol atau perforasi yang memiliki makna atau arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.
5. Sistem Elektronik adalah serangkaian perangkat dan prosedur elektronik yang berfungsi mempersiapkan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyimpan, menampilkan, mengumumkan, mengirimkan, dan/atau menyebarkan Informasi Elektronik.
6. Penyelenggaraan Sistem Elektronik adalah pemanfaatan Sistem Elektronik oleh penyelenggara negara, Orang, Badan Usaha, dan/atau masyarakat.
7. Jaringan Sistem Elektronik adalah terhubungnya dua Sistem Elektronik atau lebih, yang bersifat tertutup ataupun terbuka.
8. Agen Elektronik adalah perangkat dari suatu Sistem Elektronik yang dibuat untuk melakukan suatu tindakan terhadap suatu Informasi Elektronik tertentu secara otomatis yang diselenggarakan oleh Orang.
9. Sertifikat Elektronik adalah sertifikat yang bersifat elektronik yang memuat Tanda Tangan Elektronik dan identitas yang menunjukkan status subjek hukum para pihak dalam Transaksi Elektronik yang dikeluarkan oleh Penyelenggara Sertifikasi Elektronik.
10. Penyelenggara Sertifikasi Elektronik adalah badan hukum yang berfungsi sebagai pihak yang layak dipercaya, yang memberikan dan mengaudit Sertifikat Elektronik.
11. Lembaga Sertifikasi Keandalan adalah lembaga independen yang dibentuk oleh profesional yang diakui, disahkan, dan diawasi oleh Pemerintah dengan kewenangan mengaudit dan mengeluarkan sertifikat keandalan dalam Transaksi Elektronik.
12. Tanda Tangan Elektronik adalah tanda tangan yang terdiri atas Informasi Elektronik yang dilekatkan, terasosiasi atau terkait dengan Informasi Elektronik lainnya yang digunakan sebagai alat verifikasi dan autentikasi.
13. Penanda Tangan adalah subjek hukum yang terasosiasikan atau terkait dengan Tanda Tangan Elektronik.
14. Komputer adalah alat untuk memproses data elektronik, magnetik, optik, atau sistem yang melaksanakan fungsi logika, aritmatika, dan penyimpanan.
15. Akses adalah kegiatan melakukan interaksi dengan Sistem Elektronik yang berdiri sendiri atau dalam jaringan.
16. Kode Akses adalah angka, huruf, simbol, karakter lainnya atau kombinasi di antaranya, yang merupakan kunci untuk dapat mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik lainnya.
17. Kontrak Elektronik adalah perjanjian para pihak yang dibuat melalui Sistem Elektronik.
18. Pengirim adalah subjek hukum yang mengirimkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik.
19. Penerima adalah subjek hukum yang menerima Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik dari Pengirim.
20. Nama Domain adalah alamat internet penyelenggara negara, Orang, Badan Usaha, dan/atau masyarakat, yang dapat digunakan dalam berkomunikasi melalui internet, yang berupa kode atau susunan karakter yang bersifat unik untuk menunjukkan lokasi tertentu dalam internet.
21. Orang adalah orang perseorangan, baik warga negara Indonesia, warga negara asing, maupun badan hukum.
22. Badan Usaha adalah perusahaan perseorangan atau perusahaan persekutuan, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum.
23. Pemerintah adalah Menteri atau pejabat lainnya yang ditunjuk oleh Presiden.
Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UUITE) mengatur berbagai perlindungan hukum atas kegiatan yang memanfaatkan internet sebagai medianya, baik transaksi maupun pemanfaatan informasinya. Pada UUITE ini juga diatur berbagai ancaman hukuman bagi kejahatan melalui internet. UUITE mengakomodir kebutuhan para pelaku bisnis di internet dan masyarakat pada umumnya guna mendapatkan kepastian hukum, dengan diakuinya bukti elektronik dan tanda tangan digital sebagai bukti yang sah di pengadilan.
Penyusunan materi UUITE tidak terlepas dari dua naskah akademis yang disusun oleh dua institusi pendidikan yakni Unpad dan UI. Tim Unpad ditunjuk oleh Departemen Komunikasi dan Informasi sedangkan Tim UI oleh Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Pada penyusunannya, Tim Unpad bekerjasama dengan para pakar di ITB yang kemudian menamai naskah akademisnya dengan RUU Pemanfaatan Teknologi Informasi (RUU PTI). Sedangkan Tim UI menamai naskah akademisnya dengan RUU Transaksi Elektronik.
Kedua naskah akademis tersebut pada akhirnya digabung dan disesuaikan kembali oleh Tim yang dipimpin Prof. Ahmad M Ramli SH (atas nama pemerintah), sehingga namanya menjadi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana disahkan oleh DPR.
Pengertian dalam undang-undang :
1. Informasi Elektronik adalah satu atau sekumpulan data elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, electronic data interchange (EDI), surat elektronik (electronic mail), telegram, teleks, telecopy atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol, atau perforasi yang telah diolah yang memiliki arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.
2. Transaksi Elektronik adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan Komputer, jaringan Komputer, dan/atau media elektronik lainnya.
3. Teknologi Informasi adalah suatu teknik untuk mengumpulkan, menyiapkan, menyimpan, memproses, mengumumkan, menganalisis, dan/atau menyebarkan informasi.
4. Dokumen Elektronik adalah setiap Informasi Elektronik yang dibuat, diteruskan, dikirimkan, diterima, atau disimpan dalam bentuk analog, digital, elektromagnetik, optikal, atau sejenisnya, yang dapat dilihat, ditampilkan, dan/atau didengar melalui Komputer atau Sistem Elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol atau perforasi yang memiliki makna atau arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.
5. Sistem Elektronik adalah serangkaian perangkat dan prosedur elektronik yang berfungsi mempersiapkan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyimpan, menampilkan, mengumumkan, mengirimkan, dan/atau menyebarkan Informasi Elektronik.
6. Penyelenggaraan Sistem Elektronik adalah pemanfaatan Sistem Elektronik oleh penyelenggara negara, Orang, Badan Usaha, dan/atau masyarakat.
7. Jaringan Sistem Elektronik adalah terhubungnya dua Sistem Elektronik atau lebih, yang bersifat tertutup ataupun terbuka.
8. Agen Elektronik adalah perangkat dari suatu Sistem Elektronik yang dibuat untuk melakukan suatu tindakan terhadap suatu Informasi Elektronik tertentu secara otomatis yang diselenggarakan oleh Orang.
9. Sertifikat Elektronik adalah sertifikat yang bersifat elektronik yang memuat Tanda Tangan Elektronik dan identitas yang menunjukkan status subjek hukum para pihak dalam Transaksi Elektronik yang dikeluarkan oleh Penyelenggara Sertifikasi Elektronik.
10. Penyelenggara Sertifikasi Elektronik adalah badan hukum yang berfungsi sebagai pihak yang layak dipercaya, yang memberikan dan mengaudit Sertifikat Elektronik.
11. Lembaga Sertifikasi Keandalan adalah lembaga independen yang dibentuk oleh profesional yang diakui, disahkan, dan diawasi oleh Pemerintah dengan kewenangan mengaudit dan mengeluarkan sertifikat keandalan dalam Transaksi Elektronik.
12. Tanda Tangan Elektronik adalah tanda tangan yang terdiri atas Informasi Elektronik yang dilekatkan, terasosiasi atau terkait dengan Informasi Elektronik lainnya yang digunakan sebagai alat verifikasi dan autentikasi.
13. Penanda Tangan adalah subjek hukum yang terasosiasikan atau terkait dengan Tanda Tangan Elektronik.
14. Komputer adalah alat untuk memproses data elektronik, magnetik, optik, atau sistem yang melaksanakan fungsi logika, aritmatika, dan penyimpanan.
15. Akses adalah kegiatan melakukan interaksi dengan Sistem Elektronik yang berdiri sendiri atau dalam jaringan.
16. Kode Akses adalah angka, huruf, simbol, karakter lainnya atau kombinasi di antaranya, yang merupakan kunci untuk dapat mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik lainnya.
17. Kontrak Elektronik adalah perjanjian para pihak yang dibuat melalui Sistem Elektronik.
18. Pengirim adalah subjek hukum yang mengirimkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik.
19. Penerima adalah subjek hukum yang menerima Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik dari Pengirim.
20. Nama Domain adalah alamat internet penyelenggara negara, Orang, Badan Usaha, dan/atau masyarakat, yang dapat digunakan dalam berkomunikasi melalui internet, yang berupa kode atau susunan karakter yang bersifat unik untuk menunjukkan lokasi tertentu dalam internet.
21. Orang adalah orang perseorangan, baik warga negara Indonesia, warga negara asing, maupun badan hukum.
22. Badan Usaha adalah perusahaan perseorangan atau perusahaan persekutuan, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum.
23. Pemerintah adalah Menteri atau pejabat lainnya yang ditunjuk oleh Presiden.
Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UUITE) mengatur berbagai perlindungan hukum atas kegiatan yang memanfaatkan internet sebagai medianya, baik transaksi maupun pemanfaatan informasinya. Pada UUITE ini juga diatur berbagai ancaman hukuman bagi kejahatan melalui internet. UUITE mengakomodir kebutuhan para pelaku bisnis di internet dan masyarakat pada umumnya guna mendapatkan kepastian hukum, dengan diakuinya bukti elektronik dan tanda tangan digital sebagai bukti yang sah di pengadilan.
Penyusunan materi UUITE tidak terlepas dari dua naskah akademis yang disusun oleh dua institusi pendidikan yakni Unpad dan UI. Tim Unpad ditunjuk oleh Departemen Komunikasi dan Informasi sedangkan Tim UI oleh Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Pada penyusunannya, Tim Unpad bekerjasama dengan para pakar di ITB yang kemudian menamai naskah akademisnya dengan RUU Pemanfaatan Teknologi Informasi (RUU PTI). Sedangkan Tim UI menamai naskah akademisnya dengan RUU Transaksi Elektronik.
Kedua naskah akademis tersebut pada akhirnya digabung dan disesuaikan kembali oleh Tim yang dipimpin Prof. Ahmad M Ramli SH (atas nama pemerintah), sehingga namanya menjadi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana disahkan oleh DPR.
Rabu, 05 Januari 2011
Tips Agar Bisa Menabung Dengan Mudah
Anda mungkin menemukan kesulitan untuk mulai menabung, padahal Anda punya
penghasilan yang menurut Andapun cukup dan Anda bahkan tidak mempunyai
hutang dimanapun. Jadi dimana masalahnya ? Masalahnya adalah Anda terbiasa
menghabiskan seluruh uang Anda setiap bulannya dan Anda tidak sanggup
untuk merubah kebiasaan tersebut.
Berikut ini adalah tips-tips menabung dengan mudah , yang dapat membantu
Anda untuk menyimpan uang dengan lebih baik.
1. Pay your self first.
Seringkali kesulitan menabung bukan karena tidak adanya uang, tetapi lebih
tepatnya karena tidak ada lagi sisa penghasilan yang bisa ditabung. Jadi
mengapa harus menunggu ada sisa uang terlebih dahulu, toh selama ini dari
penghasilan anda juga jarang ada sisanya. Karena itu rubahlah kebiasaan
Anda dan mulailah dengan membayar tabungan Anda terlebih dahulu sebelum
anda membayar kebutuhan hidup lainnya. Dengan demikian Anda tidak perlu
khawatir lagi apakah diakhir bulan ini Anda masih punya uang atau tidak
untuk ditabung
2. Jadikan tabungan sebagai pos pengeluaran.
Pada tiap bulannya sebelum Anda lakukan pembayaran untuk pengeluaran
apapun maka bayarlah sejumlah tertentu untuk pengeluaran tabungan . Jadi
masukkan pos tabungan ke dalam pos pengeluaran rutin tiap bulan. Anggaplah
menabung sebagai pengeluaran rutin Anda sama dengan membayar cicilan
hutang, atau biaya rumah tangga lainnya seperti tagihan listrik, PAM,
makanan , transportasi dan lain-lain.
3. Jangan remehkan uang receh
Jangan pernah membayar dengan uang logam . Berbelanjalah hanya dengan uang
kertas saja. Jika Anda dapat kembalian uang logam , masukanlah uang logam
tersebut ke dalam celengan ( celengan ayam atau kaleng ). Jangan dibuka
sebelum penuh, jika sudah penuh masukkanlah ke dalam rekening Anda di
Bank. Besarnya uang logam yang harus masuk celengan dapat Anda tentukan
sendiri misalnya uang logam senilai Rp 100 dan Rp 500 ,- atau hanya Rp
1000,- saja atau semuanya.
4. Naikkan setoran tabungan tiap kali penghasilan anda naik
Setiap kali Anda mendapat uang lebih seperti bonus tahunan, atau THR maka
sisihkanlah terlebih dahulu untuk menambah tabungan Anda. Begitu juga jika
gaji Anda naik maka naikkan juga jumlah setoran rutin tabungan anda.
5. Miliki rekening khusus tabungan
Kesulitan orang pada umumnya dalam mengelola keuangan sehari-hari
disebabkan karena tidak adanya kejelasan antara pengeluaran untuk keluarga
, mana pengeluaran untuk pribadi dan mana pengeluaran untuk investasi.
Karena itu sebuah keluarga sebaiknya memiliki satu rekening khusus yang
digunakan untuk membiayai pos-pos pengeluaran keluarga terpisah dari
rekening pribadi. Sedangkan rekening khusus tabungan sebaiknya juga dibuat
terpisah agar akumulasi dana yang terkumpul untuk tujuan keuangan yang
ingin dicapai tidak terpakai untuk pengeluaran lain.
Gunakan fasilitas autodebet
( fasilitas transfer atau pemindah bukuan otomatis dari bank ) dari
rekening gaji Anda agar setiap bulan pada tanggal gajian langsung
mentransfer sejumlah dana ke rekening khusus tabungan. Dengan demikian
Anda tidak perlu repot-repot datang ke bank atau ATM untuk melakukan
transfer atau pemindah bukuan.
TIGA CARA MENGALAHKAN HUTANG
Berhentilah menghalangi kebebasan finansial Anda, jangan terus menerus
menguras tabungan masa depan. Hutang adalah musuh nomor satu yang merampas
impian banyak orang dan kebanyakan orang benar-benar tak berdaya dengan
hutangnya. Karena itu sekaranglah saat yang tepat untuk memberantasnya.
Kesalahan yang sering terjadi saat berhutang adalah, mengambil hutang
terlalu banyak, dan digunakan untuk tujuan yang salah pula. Karena hutang
orang jadi menguras tabungannya, menjaminkan harta bendanya dan melakukan
aksi gali lubang tutup lubang dari satu kartu kredit ke kartu kredit
lainnya hanya untuk digunakan memenuhi kebutuhan hariannya.
Orang mungkin mengira, hanya karena pihak bank atau perusahaan kartu
kredit mau memberikan pinjaman, mereka lalu serta merta bisa membayar
pinjaman itu kembali. Orang jadi terlalu fokus pada besarnya cicilan
bulanan atau suku bunga pinjamannya saja daripada menyadari bahwa hutang
itu seperti penyakit kanker yang bisa menggerogoti kondisi kesehatan
keuangan mereka. Orang membayar bunga hutang dari waktu ke waktu, yang
tentu saja hanya akan memperkaya pihak bank dan perusahaan kartu kredit,
sebaliknya tanpa disadari makin membuat kita miskin. Sudah begitupun, kita
masih saja heran mengapa selalu kehabisan uang.
Apakah Anda mulai merasa tidak nyaman dengan kenyataan itu ?
Syukurlah. Rasa tidak nyaman itu mungkin malah akan menyelamatkan Anda
dari jeratan hutang seumur hidup. Uang memang tidak bisa membeli
kebahagiaan, tetapi dengan uang hidup Anda menjadi lebih mudah. Tetapi
untuk mendapatkan uang tidak gratis, Anda harus bekerja untuk itu. Sayang
sekali Anda tidak selamanya bisa bekerja, padahal kehidupan Anda bahkan
mungkin akan berlansung lama setelah Anda tidak bisa bekerja.
Untuk menghadapi proses alamiah ini, kita telah diberikan usia produktif
selama bertahun-tahun, namun belum banyak orang yang menyadarinya. Begitu
mereka mendapatkan pekerjaan dan berpenghasilan, segera saja mereka
memiliki kartu kredit. Daripada mendahulukan tabungan dan investasi,
mereka membeli barang-barang yang bahkan umurnya bisa jadi lebih pendek
daripada cicilan pembayarannya.
Nah.. jika Anda sudah siap untuk memberantas hutang kartu kredit, maka
inilah rencananya :
Kenalilah hutang Anda.
Mengetahui berapa jumlah cicilan hutang tiap bulan saja tidak cukup, namun
lebih dari itu Anda juga harus mengetahui segala sesuatu yang terkait
dengan hutang tersebut. Buatlah daftar kepada siapa saja Anda berhutang,
berapa jumlah saldo atau sisa hutangnya saat ini, berapa suku bunganya
masing-masing, dan berapa pembayaran cicilan perbulannnya.
Cari tahu juga mengenai kodisi-kondisi dari pinjaman Anda, misalnya apakah
Anda bisa mendapatkan diskon hutang jika melunasinya sekarang atau malah
sebaliknya dikenakan penalty karena pelunasan hutang sebelum jatuh tempo.
Susunlah prioritas pembayaran hutang.
Dari catatan hutang tadi kemudian susunlah daftar pembayaran hutang
menurut prioritasnya. Susunlah prirotas pembayaran hutang dari hutang yang
dikenakan bunga paling tinggi sampai yang paling rendah, bukan dari yang
saldo hutangnya paling besar. Dimana hutang yang dikenakan bunga paling
tinggi menempati urutan pertama dari prioritas pembayaran hutang.
Mengapa demikian ?
Hutang dengan bunga tinggi ibaratnya seperti Anda mengalami kecelakaan dan
mengalami luka-luka pendarahan pada beberapa bagian tubuh. Luka yang
menyebabkan perdarahan paling besar pasti akan ditutup terlebih dahulu
oleh dokter baru kemudian menutup luka-luka lain yang lebih kecil. Karena
jika luka dengan pendarahan paling besar tidak segera diatasi maka akan
mengancam keselamatan jiwa sebab luka ini meyebabkan Anda kehilangan darah
paling cepat. Logika yang sama bisa kita pakai pada prioritas pembayaran
hutang ini. Namun bukan berarti kita hanya memprioritaskan satu pembayaran
hutang saja dan mengabaikan yang lainnya.
Contohnya begini, jika Anda mempunyai tagihan tiga kartu kredit yang sudah
membengkak. Masing-masing minimum paymentnya adalah Rp 300.000,-. Sehingga
total cicilan minimum payment dari ke 3 kartu kredit adalah Rp 900.000,-
per bulan. Untuk segera menyelesaikan masalah ini maka Anda bersedia
menyisihkan Rp 1 juta per bulan untuk pembayaran kartu kredit ini. Dengan
demikian ada kelebihan Rp 100.000,- dari anggaran cicilan hutang bulanan.
Dengan adanya prioritas pembayaran hutang maka berikanlah kelebihan
anggaran ini untuk pembayaran cicilan hutang yang suku bungannya paling
tinggi. Sehingga hutang dengan suku bunga paling tinggi adalah Rp
400.000,- sedangkan 2 hutang lainnya dengan suku bunga yang lebih rendah
masing-masing Rp 300.000,-.
Jika hutang dengan suku bunga paling tinggi sudah lunas, maka lanjutkanlah
dengan prioritas pembayaran hutang pada hutang dengan suku bunga tertinggi
berikutnya. Berikanlah porsi pembayaran cicilan hutang prioritas pertama
yang sudah lunas tadi untuk menambah pembayaran cicilan hutang prioritas
berikutnya, dan begitu seterusnya.
Stop penggunaan kartu kredit.
Ngomong-ngomong, walaupun kita sudah memiliki strategi proritas pembayaran
hutang, namun rencana ini tidak akan berhasil jika Anda tetap saja
menambah jumlah hutang kartu kredit. Dengan kata lain, jika Anda ingin
memberantas tagihan beberapa kartu kredit yang membengkak, maka hentikan
menambah jumlah hutangnya. Stop pemakaian kartu kredit, dan bayar saja
belanjaan Anda dengan uang tunai atau dari kartu debet Anda.
Tinggalkan katu kredit Anda di rumah jika Anda tidak ingin tergoda untuk
memakainya. Gunakanlah kartu lredit hanya untuk keperluan darurat. Kalau
perlu potong kartu kredit Anda yang lain dan sisakan satu kartu kredit
dengan limit kredit yang paling besar untuk berjaga-jaga. Apapun cara yang
Anda pakai dalam usaha memberantas hutang kartu kredit, tidak peduli
betapapun anehnya . Selama bisa membantu Anda bisa membangun kebiasaan
penggunaan kartu kredit yang baik, lakukanlah. Mungkin Anda akan dianggap
ekstrem, pelit atau kuno. Well, Andalah yang menderita dari hutang yang
berkepanjangan bukan mereka. Anda yang bertanggung jawab membayar
hutangnya, orang lain mungkin sudah terlalu sibuk dengan masalah hutangnya
sendiri.
Tentu saja melakukan ke 3 langkah memberantas hutang ini tidak mudah,
tetapi banyak orang yang sudah melakukannya. Hasilnya, dari hari ke hari
mereka semakin dekat kepada kebebasan finansialnya daripada melihatnya
pergi menjauh. Saya yakin Anda juga menginginkan hal yang sama.
PENGHASILAN TIDAK PERNAH CUKUP
"Aduh..gaji cuma numpang lewat aja nih !" kalimat ini sepertinya tidak
asing bukan ? Kita mungkin secara tidak sadar pernah mengucapkannya atau
paling tidak pernah terlintas dipikiran atau mendengar teman-teman Anda
mengucapkan kalimat ini. Anehnya kalimat ini seringkali terucap pada saat
belum lama orang gajian. Orang sering mengeluh karena penghasilannya
dirasa terlalu kecil sehingga tidak memiliki cukup uang untuk beli ini
itu. Biasanya kalau sudah begitu orang menuding kenaikan harga-harga
sebagai biang keladi gaji yang tak pernah cukup. Mulai dari sembako sampai
barang kebutuhan sehari-hari lainnya seperti susu, pasta gigi, sabun, mi
instant, bahkan baju, sepatu, dan kosmetik, semuanya merambat naik. Belum
lagi kenaikan tarif telpon, listrik, air, atau biaya transportasi, yang
semakin membuat pengeluaran Anda membengkak. Jangan lupa lho, biaya
pendidikan anak-anak berikut buku-buku pelajaran sekolahnya juga rajin
sekali naik tiap tahunnya. Masalahnya, belum tentu kenaikan harga-harga
ini selalu diimbangi dengan kenaikan penghasilan kita, bahkan tidak jarang
yang terjadi adalah sebaliknya
Namun kenaikan harga-harga bukanlah satu-satunya penyebab gaji yang tidak
pernah cukup. Sebab ada juga orang yang merasa penghasilannya tidak pernah
cukup, tidak perduli sudah berapa kali kenaikan gaji yang diterimanya.
Mungkin Anda sendiri pernah mengalaminya, dimana pernah menarik ratusan
atau puluhan tibu rupiah dari ATM kemudian menyimpannya di dompet dan
tiba-tiba menyadari tidak berapa lama setelahnya uang Anda di dompet sudah
hampir habis ? Anda mungkin sudah tidak ingat lagi untuk apa saja uang itu
dibelanjakan.
Jika Anda berusaha mengingatnya, yah....kemungkinan besar paling-paling
habis untuk beli majalah,koran, secangkir capucino, beli makanan kecil,
atau rokok. Belanjaan kecil-kecil seperti tanpa disadari kalau kita
kumpulkan jumlahnya besarnya juga. Padahal jika kita mengeluarkan uang
setiap hari untuk belanjaan kecil, maka kalikan saja dengan jumlah hari
dalam setahun.
Saya yakin Anda akan terpukau melihat berapa besarnya jumlah yang Anda
belanjakan untuk belanjaan kecil. Itu baru belanjaan kecil, belum lagi
biaya berlangganan TV kabel, baju-baju yang Anda beli saat diskon tapi
belum sempat dipakai, iuran keanggotaan fitness, dan lain-lain. Rasanya
semakin hari semakin sulit membedakan keinginan dan kebutuhan disebabkan
tuntutan gaya hidup yang sulit dipuaskan.
Mengapa antara penghasilan dan pengeluaran kita seringkali seperti
berlomba - lomba mengalahkan siapa yang paling besar ? Padahal rasanya
kita tidak pernah belanja berlebihan atau sengaja menghambur-hamburkan
uang. Biasanya yang terjadi adalah saat penghasilan kita bertambah maka
kita terdorong untuk berbelanja lebih banyak lagi.
Akibatya sama saja, berapapun kenaikan penghasilan kita selalu saja tidak
pernah cukup. Nah.. apa yang harus kita lakukan agar seberapapun
penghasilan yang kita miliki bisa mencukupi kebutuhan kita dan bisa
membantu kita mencapai tujuan keuangan lainnya.
Kenali Penyebab Tidak Cukupnya Penghasilan Kita
Mari kita analisa dulu apa saja penyebabnya yang membuat penghasilan kita
serasa tidak pernah cukup.
1. Kenaikan harga barang dan jasa atau inflasi. Setiap tahun harga barang
dan jasa-jasa mengalami kenaikan secara alamiah, yang bisa kita kenal
dengan inflasi. Akibatnya dengan jumlah uang yang sama kita tidak lagi
bisa mendapatkan atau membeli barang dan jasa sebanyak sebelumnya, sebab
nilai uang jadi menurun. Masalahnya jika penghasilan kita tetap atau jika
kenaikan penghasilan kita tidak sebesar kenaikan harga barang dan jasa,
sudah pasti penghasilan kita tidak cukup. Apalagi jika sudah didera
inflasi ditambah lagi kebutuhan kita terhadap barang dan jasa terus
meningkat namun penghasilan kita tidak bertambah, bisa-bisa kita mengalami
penurunan kesejahteraan hidup.
2. Menganut gaya hidup di luar kemampuan finansial, merupakan sumber dari
hampir seluruh masalah keuangan keluarga. Penyebab utama defisit biasanya
dipicu sifat boros sehingga membuat kita belanja diluar anggaran. Selain
itu kita juga perlu waspadai beberapa pos pengeluaran yang sering
jumlahnya terlalu besar seperti tagihan telpon, busana & aksesoris,
barang- barang elektronik, hadiah dan sumbangan. Percaya atau tidak,
kebanyakan dari pengeluaran itu sebenarnya tidak wajib. Misalnya, ngobrol
di telpon selain tidak wajib juga bisa membuat tagihan telpon membengkak.
Beli baju baru tidak harus sebulan sekali, mungkin bisa 2 bulan sekali,
3. Hutang dengan sistem bunga berbunga. Tagihan kartu kredit yang dibayar
minimal saja akan membuat tagihan kita membengkak. Belum lagi kalau kita
terlambat membayarnya, sudah pasti terkena biaya keterlambatan. Barang
kreditan dengan cicilan ringan juga terkadang membuat kita terlena, tanpa
disadari pengeluaran bulanan jadi besar karena terlalu banyak mengambil
barang kreditan. Begitu juga dengan cicilan bulanan hutang jangka panjang
seperti kredit rumah atau mobil. Dengan maksud ingin buru-buru secepatnya
melunasi hutang, maka orang seringkali memaksa mengambil jangka waktu
kredit yang pendek namun cicilannya besar. Padahal jika total cicilan
hutang bulanan terlalu besar, akibatnya penghasilan kita mungkin tidak
cukup untuk membayar kebutuhan rumah tangga lainnya,
4. Pengeluaran tak terencana. Belum lagi kalau ada saudara dekat yang
pinjam uang, sumbangan uang untuk perkawinan, atau membelikan hadiah untuk
seseorang yang berulang tahun, walaupun sesekali namun nampaknya karena
budaya kekerabatan kita dekat ditambah lagi teman-teman Anda juga banyak
mau tidak mau setiap bulan tanpa direncanakan harus keluar uang untuk ini.
Jurus Ampuh Agar Penghasilan Kita Cukup
Setelah mengenal berbagai penyebab tidak cukupnya penghasilan kita, maka
saatnyalah kita mencari obat penyembuhnya. Tiga jurus ampuh berikut ini
bisa di praktekkan untuk mengatasi penghasilan yang tidak pernah cukup,
dan lebih dari itu bisa juga membantu Anda mengembangkan dan menambah
harta kekayaan Anda.
Jurus Ampuh 1 : Mulailah Kebiasaan Berinvestasi
Tidak banyak yang bisa kita lakukan untuk mengalahkan inflasi, karena
inflasi terjadi secara alami dan di luar kemauan kita. Inflasi selain bisa
membuat kita defisit, juga bisa menggerogoti harta kekayaan kita jika
tidak membuatnya berkembang biak ke dalam produk investasi yang returnnya
lebih tinggi dari asumsi tingkat bunga inflasi.
Karena itu milikilah anggaran untuk investasi agar hasil keuntungan hasil
investasi bisa menambah penghasilan kita. Mulailah dengan menghidupkan
kebiasaan menabung sebesar minimal 10% dari penghasilan kita dan terus
ditingkatkan jumlahnya sejalan dengan kenaikan penghasilan kita dan
biasakanlah membayar tabungan kita dahulu sebelum membayar keperluan
lainnya.
Jurus Ampuh 2 : Biasakan Untuk Membuat Anggaran Belanja Bulanan.
Tidak peduli berapapun penghasilan kita baik besar maupun kecil, memiliki
anggaran belanja bulanan sangat penting karena akan membuat pengeluaran
kita lebih terkendali. Kuncinya adalah membuat anggaran pengeluaran lebih
kecil dari penghasilan, dan biasakan berbelanja hanya sebesar jumlah yang
sudah dianggarkan saja. Dengan mematuhi anggaran yang kita buat sendiri,
kita tetap bisa berbelanja tanpa mengalami defisit. Dengan anggaran juga
kita bisa memilah mana pos pengeluaran wajib dan mana yang tidak wajib.
Tidak perlu menghilangkan pengeluaran tidak wajib jika tidak mau, namun
karena tidak wajib kita bisa lebih leluasa untuk menguranginya. Karena itu
belajarlah untuk membedakan mana pengeluran yang wajib, mana yang tidak
wajib, mana keinginan dan mana kebutuhan.
Jurus Ampuh 3 : Batasi Cicilan Hutang Bulanan
Kewajiban cicilan hutang bulanan seperti cicilan rumah, cicilan mobil,
cicilan barang kreditan, dan cicilan hutang kartu kredit, jika di total
semuanya sebaiknya tidak melebihi 30 % dari penghasilan bulanan. Dengan
demikian 70% sisanya dari penghasilan kita dapat digunakan untuk membiayai
kebutuhan hidup lainnya dan juga investasi.
Semakin kecil porsi hutang kita ( kurang dari 30% ), maka akan semakin
besar sisa penghasilan bulanan yang menganggur yang bisa dimasukkan ke
investasi, sehingga akan semakin baik pula kondisi keuangan kita.
Jurus Ampuh ke 4 : Miliki Dana Cadangan
Untuk mengatasi pengeluaran yang tidak terduga dan tidak terencana,
sebaiknya memang tidak mengambil dari gaji rutin Anda. Sebab gaji rutin
memang diperuntukkan untuk pengeluaran yang rutin juga. Sedangkan untuk
pengeluaran rutin, sebaiknya diambil dari Dana Cadangan. Dana cadangan ini
bisa berbentuk sejumlah uang yang Anda simpan direkening di bank, sehingga
Anda bisa mengambilnya dengan cepat saat terjadi keperluan mendadak.
Bentuklah dana cadangan minimal tiga kali pengeluaran Anda perbulan.
Namun jika penghasilan Anda tidak rutin atau penghasilan anda belum stabil
maka sebaiknya dana cadangan yang dibentuk lebih besar lagi, misalnya 6
kali pengeluaran keluarga per bulan. Jika saat ini Anda sudah memiliki
sejumlah dana tertentu sesuai dengan kebutuhan jumlah minimal Dana
Cadangan maka pisahkan dana ini ke dalam sebuah rekening tersendiri. Jika
Anda sama sekali tidak mempunyai simpanan uang tunai, maka segeralah
berusaha menyisihkan minimal 10% secara rutin setiap bulannya dari gaji
Anda.
Jika sudah tercapai sejumlah Dana Cadangan yang ditargetkan, maka Anda
bisa berhenti membentuk Dana Cadangan, dan kegiatan setoran rutin tabungan
tadi bisa dialihkan ke dalam produk investasi yang returnnya lebih tinggi.
Jika sewaktu-waktu Dana Cadangan terpakai, maka segeralah isi kembali,
sampai sejumlah target Dana Cadangan nya tercapai.
Ada tiga langkah yang harus dilakukan bagi para lajang dalam mengelola
uang:
1. Kendalikan Jumlah Pengeluaran Anda
Pos pengeluaran para lajang lebih sedikit dibanding yang sudah menikah.
Maklum, kan belum punya tanggungan. Tapi tunggu dulu, banyak lho, kaum
lajang yang sudah punya tanggungan. Misalnya, untuk membantu orang tua
atau adik-adiknya. Tapi umumnya tanggungan tersebut tak sebanyak jika
sudah berkeluarga.
Walau pos pengeluarannya masih sedikit, tapi cobalah kendalikan diri
setiap pengeluaran Anda. Jangan merasa sebagai lajang, Anda bebas
mengeluarkan uang berapa pun. Jangan punya pikiran, "mumpung masih lajang"
seperti yang sering kita dengar selama ini. Justru karena Anda masih
lajang, Anda harus banyak menabung demi masa depan.
2. Belajarlah Berinvestasi di Berbagai Tempat
Saran saya yang berikutnya untuk Anda yang masih lajang adalah dengan
mencoba belajar berinvestasi di berbagai tempat mulai sekarang. Ini
menjadi sangat penting mengingat saya sering sekali melihat orang-orang
memiliki penghasilan lebih baik ketika sudah berkeluarga, tetapi
seringkali dana investasi mereka tidak terlalu berkembang karena mereka
takut untuk berinvestasi ke berbagai tempat. Setelah diselidiki, ternyata
ketika mereka masih lajang, mereka tidak menyempatkan diri untuk mau
belajar berinvestasi ke tempat-tempat lain diluar tempat investasi yang
sudah mereka kenal.
Padahal, saat Anda masih lajang, beban yang Anda miliki biasanya lebih
ringan sehingga kalaupun mengalami kerugian dalam berinvestasi, efeknya
mungkin tidak akan terlalu mengganggu karena yang mengalami kerugian toh
hanya Anda sendiri kan? Beda dengan kalau Anda sudah berkeluarga, dimana
kalau Anda mengalami kerugian dalam berinvestasi, yang ikut terkena getah
dari kerugian itu adalah keluarga Anda.
Jadi sekali lagi, mumpung Anda masih lajang, belum memiliki banyak
tanggungan, belajarlah sejak sekarang. Dalam dunia kerja, Anda mungkin
sudah berpengalaman dan pintar mencari uang. Tapi ketika Anda harus
menginvestasikan sebagian dari gaji Anda, anggap saja Anda anak kecil yang
masih harus banyak belajar.
3. Mencari Penghasilan Tambahan sejak sekarang
Seorang lajang umumnya memiliki jumlah penghasilan yang tidak sebesar
mereka yang sudah berkeluarga. Maklum mereka belum mencapai di puncak
karier. Itu sebabnya, saya menyarankan, mumpung masih lajang, belajar
mencari penghasilan tambahan di luar penghasilan utama Anda.
Persoalan ini penting mengingat pada beberapa kasus, ketika sudah
berkeluarga dan perlu mencari uang tambahan, seseorang jadi bingung
lantaran waktu lajang tak punya pengalaman apa-apa soal mencari
penghasilan tambahan.
Jadi, mumpung Anda masih lajang, masih memiliki cukup banyak waktu luang,
masih bebas menentukan arah dan tujuan Anda ke depan, cobalah untuk
memanfaatkan waktu untuk membangun masa depan Anda. Salah satunya lewat
bekerja menambah penghasilan diluar pekerjaan utama Anda. Percayalah,
walaupun saat ini Anda merasa penghasilan utama masih mencukupi, tetapi
penghasilan tersebut belum tentu mencukupi ketika Anda menikah nanti kan?
Sebaliknya, kalau Anda mau mencari penghasilan tambahan sejak sekarang,
Anda seperti membangun sumber penghasilan cadangan, sehingga ketika
menikah nanti, penghasilan Anda diharapkan akan lebih mencukupi. Bukan
penghasilan yang menurut Andapun cukup dan Anda bahkan tidak mempunyai
hutang dimanapun. Jadi dimana masalahnya ? Masalahnya adalah Anda terbiasa
menghabiskan seluruh uang Anda setiap bulannya dan Anda tidak sanggup
untuk merubah kebiasaan tersebut.
Berikut ini adalah tips-tips menabung dengan mudah , yang dapat membantu
Anda untuk menyimpan uang dengan lebih baik.
1. Pay your self first.
Seringkali kesulitan menabung bukan karena tidak adanya uang, tetapi lebih
tepatnya karena tidak ada lagi sisa penghasilan yang bisa ditabung. Jadi
mengapa harus menunggu ada sisa uang terlebih dahulu, toh selama ini dari
penghasilan anda juga jarang ada sisanya. Karena itu rubahlah kebiasaan
Anda dan mulailah dengan membayar tabungan Anda terlebih dahulu sebelum
anda membayar kebutuhan hidup lainnya. Dengan demikian Anda tidak perlu
khawatir lagi apakah diakhir bulan ini Anda masih punya uang atau tidak
untuk ditabung
2. Jadikan tabungan sebagai pos pengeluaran.
Pada tiap bulannya sebelum Anda lakukan pembayaran untuk pengeluaran
apapun maka bayarlah sejumlah tertentu untuk pengeluaran tabungan . Jadi
masukkan pos tabungan ke dalam pos pengeluaran rutin tiap bulan. Anggaplah
menabung sebagai pengeluaran rutin Anda sama dengan membayar cicilan
hutang, atau biaya rumah tangga lainnya seperti tagihan listrik, PAM,
makanan , transportasi dan lain-lain.
3. Jangan remehkan uang receh
Jangan pernah membayar dengan uang logam . Berbelanjalah hanya dengan uang
kertas saja. Jika Anda dapat kembalian uang logam , masukanlah uang logam
tersebut ke dalam celengan ( celengan ayam atau kaleng ). Jangan dibuka
sebelum penuh, jika sudah penuh masukkanlah ke dalam rekening Anda di
Bank. Besarnya uang logam yang harus masuk celengan dapat Anda tentukan
sendiri misalnya uang logam senilai Rp 100 dan Rp 500 ,- atau hanya Rp
1000,- saja atau semuanya.
4. Naikkan setoran tabungan tiap kali penghasilan anda naik
Setiap kali Anda mendapat uang lebih seperti bonus tahunan, atau THR maka
sisihkanlah terlebih dahulu untuk menambah tabungan Anda. Begitu juga jika
gaji Anda naik maka naikkan juga jumlah setoran rutin tabungan anda.
5. Miliki rekening khusus tabungan
Kesulitan orang pada umumnya dalam mengelola keuangan sehari-hari
disebabkan karena tidak adanya kejelasan antara pengeluaran untuk keluarga
, mana pengeluaran untuk pribadi dan mana pengeluaran untuk investasi.
Karena itu sebuah keluarga sebaiknya memiliki satu rekening khusus yang
digunakan untuk membiayai pos-pos pengeluaran keluarga terpisah dari
rekening pribadi. Sedangkan rekening khusus tabungan sebaiknya juga dibuat
terpisah agar akumulasi dana yang terkumpul untuk tujuan keuangan yang
ingin dicapai tidak terpakai untuk pengeluaran lain.
Gunakan fasilitas autodebet
( fasilitas transfer atau pemindah bukuan otomatis dari bank ) dari
rekening gaji Anda agar setiap bulan pada tanggal gajian langsung
mentransfer sejumlah dana ke rekening khusus tabungan. Dengan demikian
Anda tidak perlu repot-repot datang ke bank atau ATM untuk melakukan
transfer atau pemindah bukuan.
TIGA CARA MENGALAHKAN HUTANG
Berhentilah menghalangi kebebasan finansial Anda, jangan terus menerus
menguras tabungan masa depan. Hutang adalah musuh nomor satu yang merampas
impian banyak orang dan kebanyakan orang benar-benar tak berdaya dengan
hutangnya. Karena itu sekaranglah saat yang tepat untuk memberantasnya.
Kesalahan yang sering terjadi saat berhutang adalah, mengambil hutang
terlalu banyak, dan digunakan untuk tujuan yang salah pula. Karena hutang
orang jadi menguras tabungannya, menjaminkan harta bendanya dan melakukan
aksi gali lubang tutup lubang dari satu kartu kredit ke kartu kredit
lainnya hanya untuk digunakan memenuhi kebutuhan hariannya.
Orang mungkin mengira, hanya karena pihak bank atau perusahaan kartu
kredit mau memberikan pinjaman, mereka lalu serta merta bisa membayar
pinjaman itu kembali. Orang jadi terlalu fokus pada besarnya cicilan
bulanan atau suku bunga pinjamannya saja daripada menyadari bahwa hutang
itu seperti penyakit kanker yang bisa menggerogoti kondisi kesehatan
keuangan mereka. Orang membayar bunga hutang dari waktu ke waktu, yang
tentu saja hanya akan memperkaya pihak bank dan perusahaan kartu kredit,
sebaliknya tanpa disadari makin membuat kita miskin. Sudah begitupun, kita
masih saja heran mengapa selalu kehabisan uang.
Apakah Anda mulai merasa tidak nyaman dengan kenyataan itu ?
Syukurlah. Rasa tidak nyaman itu mungkin malah akan menyelamatkan Anda
dari jeratan hutang seumur hidup. Uang memang tidak bisa membeli
kebahagiaan, tetapi dengan uang hidup Anda menjadi lebih mudah. Tetapi
untuk mendapatkan uang tidak gratis, Anda harus bekerja untuk itu. Sayang
sekali Anda tidak selamanya bisa bekerja, padahal kehidupan Anda bahkan
mungkin akan berlansung lama setelah Anda tidak bisa bekerja.
Untuk menghadapi proses alamiah ini, kita telah diberikan usia produktif
selama bertahun-tahun, namun belum banyak orang yang menyadarinya. Begitu
mereka mendapatkan pekerjaan dan berpenghasilan, segera saja mereka
memiliki kartu kredit. Daripada mendahulukan tabungan dan investasi,
mereka membeli barang-barang yang bahkan umurnya bisa jadi lebih pendek
daripada cicilan pembayarannya.
Nah.. jika Anda sudah siap untuk memberantas hutang kartu kredit, maka
inilah rencananya :
Kenalilah hutang Anda.
Mengetahui berapa jumlah cicilan hutang tiap bulan saja tidak cukup, namun
lebih dari itu Anda juga harus mengetahui segala sesuatu yang terkait
dengan hutang tersebut. Buatlah daftar kepada siapa saja Anda berhutang,
berapa jumlah saldo atau sisa hutangnya saat ini, berapa suku bunganya
masing-masing, dan berapa pembayaran cicilan perbulannnya.
Cari tahu juga mengenai kodisi-kondisi dari pinjaman Anda, misalnya apakah
Anda bisa mendapatkan diskon hutang jika melunasinya sekarang atau malah
sebaliknya dikenakan penalty karena pelunasan hutang sebelum jatuh tempo.
Susunlah prioritas pembayaran hutang.
Dari catatan hutang tadi kemudian susunlah daftar pembayaran hutang
menurut prioritasnya. Susunlah prirotas pembayaran hutang dari hutang yang
dikenakan bunga paling tinggi sampai yang paling rendah, bukan dari yang
saldo hutangnya paling besar. Dimana hutang yang dikenakan bunga paling
tinggi menempati urutan pertama dari prioritas pembayaran hutang.
Mengapa demikian ?
Hutang dengan bunga tinggi ibaratnya seperti Anda mengalami kecelakaan dan
mengalami luka-luka pendarahan pada beberapa bagian tubuh. Luka yang
menyebabkan perdarahan paling besar pasti akan ditutup terlebih dahulu
oleh dokter baru kemudian menutup luka-luka lain yang lebih kecil. Karena
jika luka dengan pendarahan paling besar tidak segera diatasi maka akan
mengancam keselamatan jiwa sebab luka ini meyebabkan Anda kehilangan darah
paling cepat. Logika yang sama bisa kita pakai pada prioritas pembayaran
hutang ini. Namun bukan berarti kita hanya memprioritaskan satu pembayaran
hutang saja dan mengabaikan yang lainnya.
Contohnya begini, jika Anda mempunyai tagihan tiga kartu kredit yang sudah
membengkak. Masing-masing minimum paymentnya adalah Rp 300.000,-. Sehingga
total cicilan minimum payment dari ke 3 kartu kredit adalah Rp 900.000,-
per bulan. Untuk segera menyelesaikan masalah ini maka Anda bersedia
menyisihkan Rp 1 juta per bulan untuk pembayaran kartu kredit ini. Dengan
demikian ada kelebihan Rp 100.000,- dari anggaran cicilan hutang bulanan.
Dengan adanya prioritas pembayaran hutang maka berikanlah kelebihan
anggaran ini untuk pembayaran cicilan hutang yang suku bungannya paling
tinggi. Sehingga hutang dengan suku bunga paling tinggi adalah Rp
400.000,- sedangkan 2 hutang lainnya dengan suku bunga yang lebih rendah
masing-masing Rp 300.000,-.
Jika hutang dengan suku bunga paling tinggi sudah lunas, maka lanjutkanlah
dengan prioritas pembayaran hutang pada hutang dengan suku bunga tertinggi
berikutnya. Berikanlah porsi pembayaran cicilan hutang prioritas pertama
yang sudah lunas tadi untuk menambah pembayaran cicilan hutang prioritas
berikutnya, dan begitu seterusnya.
Stop penggunaan kartu kredit.
Ngomong-ngomong, walaupun kita sudah memiliki strategi proritas pembayaran
hutang, namun rencana ini tidak akan berhasil jika Anda tetap saja
menambah jumlah hutang kartu kredit. Dengan kata lain, jika Anda ingin
memberantas tagihan beberapa kartu kredit yang membengkak, maka hentikan
menambah jumlah hutangnya. Stop pemakaian kartu kredit, dan bayar saja
belanjaan Anda dengan uang tunai atau dari kartu debet Anda.
Tinggalkan katu kredit Anda di rumah jika Anda tidak ingin tergoda untuk
memakainya. Gunakanlah kartu lredit hanya untuk keperluan darurat. Kalau
perlu potong kartu kredit Anda yang lain dan sisakan satu kartu kredit
dengan limit kredit yang paling besar untuk berjaga-jaga. Apapun cara yang
Anda pakai dalam usaha memberantas hutang kartu kredit, tidak peduli
betapapun anehnya . Selama bisa membantu Anda bisa membangun kebiasaan
penggunaan kartu kredit yang baik, lakukanlah. Mungkin Anda akan dianggap
ekstrem, pelit atau kuno. Well, Andalah yang menderita dari hutang yang
berkepanjangan bukan mereka. Anda yang bertanggung jawab membayar
hutangnya, orang lain mungkin sudah terlalu sibuk dengan masalah hutangnya
sendiri.
Tentu saja melakukan ke 3 langkah memberantas hutang ini tidak mudah,
tetapi banyak orang yang sudah melakukannya. Hasilnya, dari hari ke hari
mereka semakin dekat kepada kebebasan finansialnya daripada melihatnya
pergi menjauh. Saya yakin Anda juga menginginkan hal yang sama.
PENGHASILAN TIDAK PERNAH CUKUP
"Aduh..gaji cuma numpang lewat aja nih !" kalimat ini sepertinya tidak
asing bukan ? Kita mungkin secara tidak sadar pernah mengucapkannya atau
paling tidak pernah terlintas dipikiran atau mendengar teman-teman Anda
mengucapkan kalimat ini. Anehnya kalimat ini seringkali terucap pada saat
belum lama orang gajian. Orang sering mengeluh karena penghasilannya
dirasa terlalu kecil sehingga tidak memiliki cukup uang untuk beli ini
itu. Biasanya kalau sudah begitu orang menuding kenaikan harga-harga
sebagai biang keladi gaji yang tak pernah cukup. Mulai dari sembako sampai
barang kebutuhan sehari-hari lainnya seperti susu, pasta gigi, sabun, mi
instant, bahkan baju, sepatu, dan kosmetik, semuanya merambat naik. Belum
lagi kenaikan tarif telpon, listrik, air, atau biaya transportasi, yang
semakin membuat pengeluaran Anda membengkak. Jangan lupa lho, biaya
pendidikan anak-anak berikut buku-buku pelajaran sekolahnya juga rajin
sekali naik tiap tahunnya. Masalahnya, belum tentu kenaikan harga-harga
ini selalu diimbangi dengan kenaikan penghasilan kita, bahkan tidak jarang
yang terjadi adalah sebaliknya
Namun kenaikan harga-harga bukanlah satu-satunya penyebab gaji yang tidak
pernah cukup. Sebab ada juga orang yang merasa penghasilannya tidak pernah
cukup, tidak perduli sudah berapa kali kenaikan gaji yang diterimanya.
Mungkin Anda sendiri pernah mengalaminya, dimana pernah menarik ratusan
atau puluhan tibu rupiah dari ATM kemudian menyimpannya di dompet dan
tiba-tiba menyadari tidak berapa lama setelahnya uang Anda di dompet sudah
hampir habis ? Anda mungkin sudah tidak ingat lagi untuk apa saja uang itu
dibelanjakan.
Jika Anda berusaha mengingatnya, yah....kemungkinan besar paling-paling
habis untuk beli majalah,koran, secangkir capucino, beli makanan kecil,
atau rokok. Belanjaan kecil-kecil seperti tanpa disadari kalau kita
kumpulkan jumlahnya besarnya juga. Padahal jika kita mengeluarkan uang
setiap hari untuk belanjaan kecil, maka kalikan saja dengan jumlah hari
dalam setahun.
Saya yakin Anda akan terpukau melihat berapa besarnya jumlah yang Anda
belanjakan untuk belanjaan kecil. Itu baru belanjaan kecil, belum lagi
biaya berlangganan TV kabel, baju-baju yang Anda beli saat diskon tapi
belum sempat dipakai, iuran keanggotaan fitness, dan lain-lain. Rasanya
semakin hari semakin sulit membedakan keinginan dan kebutuhan disebabkan
tuntutan gaya hidup yang sulit dipuaskan.
Mengapa antara penghasilan dan pengeluaran kita seringkali seperti
berlomba - lomba mengalahkan siapa yang paling besar ? Padahal rasanya
kita tidak pernah belanja berlebihan atau sengaja menghambur-hamburkan
uang. Biasanya yang terjadi adalah saat penghasilan kita bertambah maka
kita terdorong untuk berbelanja lebih banyak lagi.
Akibatya sama saja, berapapun kenaikan penghasilan kita selalu saja tidak
pernah cukup. Nah.. apa yang harus kita lakukan agar seberapapun
penghasilan yang kita miliki bisa mencukupi kebutuhan kita dan bisa
membantu kita mencapai tujuan keuangan lainnya.
Kenali Penyebab Tidak Cukupnya Penghasilan Kita
Mari kita analisa dulu apa saja penyebabnya yang membuat penghasilan kita
serasa tidak pernah cukup.
1. Kenaikan harga barang dan jasa atau inflasi. Setiap tahun harga barang
dan jasa-jasa mengalami kenaikan secara alamiah, yang bisa kita kenal
dengan inflasi. Akibatnya dengan jumlah uang yang sama kita tidak lagi
bisa mendapatkan atau membeli barang dan jasa sebanyak sebelumnya, sebab
nilai uang jadi menurun. Masalahnya jika penghasilan kita tetap atau jika
kenaikan penghasilan kita tidak sebesar kenaikan harga barang dan jasa,
sudah pasti penghasilan kita tidak cukup. Apalagi jika sudah didera
inflasi ditambah lagi kebutuhan kita terhadap barang dan jasa terus
meningkat namun penghasilan kita tidak bertambah, bisa-bisa kita mengalami
penurunan kesejahteraan hidup.
2. Menganut gaya hidup di luar kemampuan finansial, merupakan sumber dari
hampir seluruh masalah keuangan keluarga. Penyebab utama defisit biasanya
dipicu sifat boros sehingga membuat kita belanja diluar anggaran. Selain
itu kita juga perlu waspadai beberapa pos pengeluaran yang sering
jumlahnya terlalu besar seperti tagihan telpon, busana & aksesoris,
barang- barang elektronik, hadiah dan sumbangan. Percaya atau tidak,
kebanyakan dari pengeluaran itu sebenarnya tidak wajib. Misalnya, ngobrol
di telpon selain tidak wajib juga bisa membuat tagihan telpon membengkak.
Beli baju baru tidak harus sebulan sekali, mungkin bisa 2 bulan sekali,
3. Hutang dengan sistem bunga berbunga. Tagihan kartu kredit yang dibayar
minimal saja akan membuat tagihan kita membengkak. Belum lagi kalau kita
terlambat membayarnya, sudah pasti terkena biaya keterlambatan. Barang
kreditan dengan cicilan ringan juga terkadang membuat kita terlena, tanpa
disadari pengeluaran bulanan jadi besar karena terlalu banyak mengambil
barang kreditan. Begitu juga dengan cicilan bulanan hutang jangka panjang
seperti kredit rumah atau mobil. Dengan maksud ingin buru-buru secepatnya
melunasi hutang, maka orang seringkali memaksa mengambil jangka waktu
kredit yang pendek namun cicilannya besar. Padahal jika total cicilan
hutang bulanan terlalu besar, akibatnya penghasilan kita mungkin tidak
cukup untuk membayar kebutuhan rumah tangga lainnya,
4. Pengeluaran tak terencana. Belum lagi kalau ada saudara dekat yang
pinjam uang, sumbangan uang untuk perkawinan, atau membelikan hadiah untuk
seseorang yang berulang tahun, walaupun sesekali namun nampaknya karena
budaya kekerabatan kita dekat ditambah lagi teman-teman Anda juga banyak
mau tidak mau setiap bulan tanpa direncanakan harus keluar uang untuk ini.
Jurus Ampuh Agar Penghasilan Kita Cukup
Setelah mengenal berbagai penyebab tidak cukupnya penghasilan kita, maka
saatnyalah kita mencari obat penyembuhnya. Tiga jurus ampuh berikut ini
bisa di praktekkan untuk mengatasi penghasilan yang tidak pernah cukup,
dan lebih dari itu bisa juga membantu Anda mengembangkan dan menambah
harta kekayaan Anda.
Jurus Ampuh 1 : Mulailah Kebiasaan Berinvestasi
Tidak banyak yang bisa kita lakukan untuk mengalahkan inflasi, karena
inflasi terjadi secara alami dan di luar kemauan kita. Inflasi selain bisa
membuat kita defisit, juga bisa menggerogoti harta kekayaan kita jika
tidak membuatnya berkembang biak ke dalam produk investasi yang returnnya
lebih tinggi dari asumsi tingkat bunga inflasi.
Karena itu milikilah anggaran untuk investasi agar hasil keuntungan hasil
investasi bisa menambah penghasilan kita. Mulailah dengan menghidupkan
kebiasaan menabung sebesar minimal 10% dari penghasilan kita dan terus
ditingkatkan jumlahnya sejalan dengan kenaikan penghasilan kita dan
biasakanlah membayar tabungan kita dahulu sebelum membayar keperluan
lainnya.
Jurus Ampuh 2 : Biasakan Untuk Membuat Anggaran Belanja Bulanan.
Tidak peduli berapapun penghasilan kita baik besar maupun kecil, memiliki
anggaran belanja bulanan sangat penting karena akan membuat pengeluaran
kita lebih terkendali. Kuncinya adalah membuat anggaran pengeluaran lebih
kecil dari penghasilan, dan biasakan berbelanja hanya sebesar jumlah yang
sudah dianggarkan saja. Dengan mematuhi anggaran yang kita buat sendiri,
kita tetap bisa berbelanja tanpa mengalami defisit. Dengan anggaran juga
kita bisa memilah mana pos pengeluaran wajib dan mana yang tidak wajib.
Tidak perlu menghilangkan pengeluaran tidak wajib jika tidak mau, namun
karena tidak wajib kita bisa lebih leluasa untuk menguranginya. Karena itu
belajarlah untuk membedakan mana pengeluran yang wajib, mana yang tidak
wajib, mana keinginan dan mana kebutuhan.
Jurus Ampuh 3 : Batasi Cicilan Hutang Bulanan
Kewajiban cicilan hutang bulanan seperti cicilan rumah, cicilan mobil,
cicilan barang kreditan, dan cicilan hutang kartu kredit, jika di total
semuanya sebaiknya tidak melebihi 30 % dari penghasilan bulanan. Dengan
demikian 70% sisanya dari penghasilan kita dapat digunakan untuk membiayai
kebutuhan hidup lainnya dan juga investasi.
Semakin kecil porsi hutang kita ( kurang dari 30% ), maka akan semakin
besar sisa penghasilan bulanan yang menganggur yang bisa dimasukkan ke
investasi, sehingga akan semakin baik pula kondisi keuangan kita.
Jurus Ampuh ke 4 : Miliki Dana Cadangan
Untuk mengatasi pengeluaran yang tidak terduga dan tidak terencana,
sebaiknya memang tidak mengambil dari gaji rutin Anda. Sebab gaji rutin
memang diperuntukkan untuk pengeluaran yang rutin juga. Sedangkan untuk
pengeluaran rutin, sebaiknya diambil dari Dana Cadangan. Dana cadangan ini
bisa berbentuk sejumlah uang yang Anda simpan direkening di bank, sehingga
Anda bisa mengambilnya dengan cepat saat terjadi keperluan mendadak.
Bentuklah dana cadangan minimal tiga kali pengeluaran Anda perbulan.
Namun jika penghasilan Anda tidak rutin atau penghasilan anda belum stabil
maka sebaiknya dana cadangan yang dibentuk lebih besar lagi, misalnya 6
kali pengeluaran keluarga per bulan. Jika saat ini Anda sudah memiliki
sejumlah dana tertentu sesuai dengan kebutuhan jumlah minimal Dana
Cadangan maka pisahkan dana ini ke dalam sebuah rekening tersendiri. Jika
Anda sama sekali tidak mempunyai simpanan uang tunai, maka segeralah
berusaha menyisihkan minimal 10% secara rutin setiap bulannya dari gaji
Anda.
Jika sudah tercapai sejumlah Dana Cadangan yang ditargetkan, maka Anda
bisa berhenti membentuk Dana Cadangan, dan kegiatan setoran rutin tabungan
tadi bisa dialihkan ke dalam produk investasi yang returnnya lebih tinggi.
Jika sewaktu-waktu Dana Cadangan terpakai, maka segeralah isi kembali,
sampai sejumlah target Dana Cadangan nya tercapai.
Ada tiga langkah yang harus dilakukan bagi para lajang dalam mengelola
uang:
1. Kendalikan Jumlah Pengeluaran Anda
Pos pengeluaran para lajang lebih sedikit dibanding yang sudah menikah.
Maklum, kan belum punya tanggungan. Tapi tunggu dulu, banyak lho, kaum
lajang yang sudah punya tanggungan. Misalnya, untuk membantu orang tua
atau adik-adiknya. Tapi umumnya tanggungan tersebut tak sebanyak jika
sudah berkeluarga.
Walau pos pengeluarannya masih sedikit, tapi cobalah kendalikan diri
setiap pengeluaran Anda. Jangan merasa sebagai lajang, Anda bebas
mengeluarkan uang berapa pun. Jangan punya pikiran, "mumpung masih lajang"
seperti yang sering kita dengar selama ini. Justru karena Anda masih
lajang, Anda harus banyak menabung demi masa depan.
2. Belajarlah Berinvestasi di Berbagai Tempat
Saran saya yang berikutnya untuk Anda yang masih lajang adalah dengan
mencoba belajar berinvestasi di berbagai tempat mulai sekarang. Ini
menjadi sangat penting mengingat saya sering sekali melihat orang-orang
memiliki penghasilan lebih baik ketika sudah berkeluarga, tetapi
seringkali dana investasi mereka tidak terlalu berkembang karena mereka
takut untuk berinvestasi ke berbagai tempat. Setelah diselidiki, ternyata
ketika mereka masih lajang, mereka tidak menyempatkan diri untuk mau
belajar berinvestasi ke tempat-tempat lain diluar tempat investasi yang
sudah mereka kenal.
Padahal, saat Anda masih lajang, beban yang Anda miliki biasanya lebih
ringan sehingga kalaupun mengalami kerugian dalam berinvestasi, efeknya
mungkin tidak akan terlalu mengganggu karena yang mengalami kerugian toh
hanya Anda sendiri kan? Beda dengan kalau Anda sudah berkeluarga, dimana
kalau Anda mengalami kerugian dalam berinvestasi, yang ikut terkena getah
dari kerugian itu adalah keluarga Anda.
Jadi sekali lagi, mumpung Anda masih lajang, belum memiliki banyak
tanggungan, belajarlah sejak sekarang. Dalam dunia kerja, Anda mungkin
sudah berpengalaman dan pintar mencari uang. Tapi ketika Anda harus
menginvestasikan sebagian dari gaji Anda, anggap saja Anda anak kecil yang
masih harus banyak belajar.
3. Mencari Penghasilan Tambahan sejak sekarang
Seorang lajang umumnya memiliki jumlah penghasilan yang tidak sebesar
mereka yang sudah berkeluarga. Maklum mereka belum mencapai di puncak
karier. Itu sebabnya, saya menyarankan, mumpung masih lajang, belajar
mencari penghasilan tambahan di luar penghasilan utama Anda.
Persoalan ini penting mengingat pada beberapa kasus, ketika sudah
berkeluarga dan perlu mencari uang tambahan, seseorang jadi bingung
lantaran waktu lajang tak punya pengalaman apa-apa soal mencari
penghasilan tambahan.
Jadi, mumpung Anda masih lajang, masih memiliki cukup banyak waktu luang,
masih bebas menentukan arah dan tujuan Anda ke depan, cobalah untuk
memanfaatkan waktu untuk membangun masa depan Anda. Salah satunya lewat
bekerja menambah penghasilan diluar pekerjaan utama Anda. Percayalah,
walaupun saat ini Anda merasa penghasilan utama masih mencukupi, tetapi
penghasilan tersebut belum tentu mencukupi ketika Anda menikah nanti kan?
Sebaliknya, kalau Anda mau mencari penghasilan tambahan sejak sekarang,
Anda seperti membangun sumber penghasilan cadangan, sehingga ketika
menikah nanti, penghasilan Anda diharapkan akan lebih mencukupi. Bukan
Pendekatan Pengembangan Sistem
Pendekatan Pengembangan Sistem
1. a. Fase model Waterfall
-Analisa dan definisi kebutuhan
-Desain sistem dan software
-Implementasi dan unit testing
-Integrasi dan testing sistem
-Operasi dan maintenance
b. Permasalahan model Waterfall
- Kekurangan utama dari model waterfall adalah kesulitan untuk mengakomodasi perubahan setelah proses berjalan
-Tidak fleksibel dalam pembagian proyek ke dalam tingkat yang berbeda
-Sulit untuk merespon perubahan kebutuhan konsumen
-Sehingga model ini hanya cocok jika kebutuhan sudah dimengerti dengan baik
2. Pengembangan Evolusioner
a. Permasalahan
Tidak ada visibilitas proses
Sistem biasanya tidak terstruktur dengan baik
Kemampuan khusus (misalnya bahasa untuk prototipe cepat) kemungkinan diperlukan
b. Aplikasi
Untuk sistem interaktif berukuran kecil atau medium
Untuk bagian dari sistem besar (misalnya user interface)
Untuk sistem dengan daur hidup pendek
3. Metodologi Pengembangan Sistem
- Functional decomposition methodologies
Dekomposisi sistem ke subsistem.
-Data-oriented methodologies
Memfokuskan karakteristik data
Jenis: data flow dan data structure
-Prescriptive methodologies
http://community.um.ac.id/showthread.php?75990-Pendekatan-Pengembangan-Sistem
1. a. Fase model Waterfall
-Analisa dan definisi kebutuhan
-Desain sistem dan software
-Implementasi dan unit testing
-Integrasi dan testing sistem
-Operasi dan maintenance
b. Permasalahan model Waterfall
- Kekurangan utama dari model waterfall adalah kesulitan untuk mengakomodasi perubahan setelah proses berjalan
-Tidak fleksibel dalam pembagian proyek ke dalam tingkat yang berbeda
-Sulit untuk merespon perubahan kebutuhan konsumen
-Sehingga model ini hanya cocok jika kebutuhan sudah dimengerti dengan baik
2. Pengembangan Evolusioner
a. Permasalahan
Tidak ada visibilitas proses
Sistem biasanya tidak terstruktur dengan baik
Kemampuan khusus (misalnya bahasa untuk prototipe cepat) kemungkinan diperlukan
b. Aplikasi
Untuk sistem interaktif berukuran kecil atau medium
Untuk bagian dari sistem besar (misalnya user interface)
Untuk sistem dengan daur hidup pendek
3. Metodologi Pengembangan Sistem
- Functional decomposition methodologies
Dekomposisi sistem ke subsistem.
-Data-oriented methodologies
Memfokuskan karakteristik data
Jenis: data flow dan data structure
-Prescriptive methodologies
http://community.um.ac.id/showthread.php?75990-Pendekatan-Pengembangan-Sistem
Langganan:
Postingan (Atom)